Kata-kata Cinta Romantis | Journal Miss Greget

Kata-kata Cinta Romantis


Kata-kata Cinta Romantis

Sahabat nazama, tentu semua orang pernah merasakan cinta yang luar biasa. Saya pernah jatuh cinta sejatuh-jatuhnya. Bahkan setiap nafasnya sepeti tertuliskan namanya (saya tidak bermaksud alay, tapi memang begitu kenyataan yang pernah saya alami beberapa tahun yang lalu). Saya pernah menulis sebuah bait-bait puisi dan prosa yang saya beri nama “Aku dan Jiwaku” seperti nama blogger ini sebelum “Mencakup Berbagai Hal”. Dan baru kemarin saya mebaca tulisan saya dalam masa lalu. Saya pikir saya ingin berbagi tulisan saya kepada Anda. Yah walaupun tidak saya tulis lengkap seperti puisi atau prosa. 

Aku ingin mencintaimu setulus hati. Layaknya Dewi Wara Sumbadra yang mencintai arjuna. Walaupun cinta Arjuna harus di bagi dengan Srikandi.

Aku hanyalah seorang yang pandai menulis puisi cinta, namun aku tak bisa merasakan keindahan cinta.

Baru aku merasakan halaman hatiku ditumbuhi bunga, namun akan ku buat bunga itu layu.

Kejujuran adalah sebuah kebahagian yang berbeda dalam hatiku.

Tanpamu aku adalah pelangi tanpa warna. Raga tanpa jiwa. Dan bunga yang ingin kembang di musim gugur.

Kau tak mengerti bagaimana kesepianku, menghadapi semua dengan rindu, kau tak mengerti lukaku. Karena cinta dan kasihmu telah sembunyikan bilah pisaunya. Membayangkan wajahmu adalah siksa karena bayangmu semakin menjadi-jadi.

Dentum ombak pun akan menelan kebahagian dalam hati. Cinta yang ia berikan telah sampai jantungku. Hingga sumber rindu hanya terpusat padanya.

Badai tsunami tak henti-hentinya mengejar kisah cinta yang kutitipkan padanya. Cinta terlarang itu akan kembali.

Aku harap ketika dia dengar namaku, ia akan tersenyum dan mengingat segala kenangan yang pernah kita jalani.

Angin ingin kuberkata padamu. Peluklah jiwa ini. Aku rindu akan kehadirannya.

Jika sang malam telah memberi kegelapan dihatimu. Aku akan coba menjadi bintang. Walau dia kecil. Namun dia akan selalu mecoba memberi penerangan di kegelapan malam.

Aku merindukanmu. Dan hanya dapat mengilustrasikanmu di meja tayang, tak mampu menyentuh. Sang rindu telah mengalahkanku di episod ini. Hanyalah message sebagai ornamen hidup di kesepianku.

Baru kali ini kau gores hatiku dengan segores-goresnya. Laksana dinding kau pasang paku, lalu kau lepas kembali paku itu, dan lihat!! Cacatlah dinding itu.  Begitulah hatiku.

Cinta telah membiusku menjadi manusia paling bodoh di dunia ini. Yang hanya mampu mengajakku bermimpi dalam dunia fantasi.

Dulu seribu puisi cinta tercipta untukmu. Tapi saat ini tak ada kata bahkan pujian dalam hatiku. Kan kututup mata hatiku. Biarlah ku tak lihat indahnya cinta. Biarlah!!

Asal kau tau aku bukanlah malaikat yang tak punya rasa tertarik pada lawan jenis. Aku hanyalah manusia biasa.

Cinta bagaikan minuman dalam cawan, dimana kita akan meminum apapun yang dituangkan. Semakin kita meneguk semakin mabuklah kita. Mabuk pertama adalah mabuk yang memusingkan. Dan luka pertama adalah luka terperih.

Ku tak takut bila sang bulan redupkan sinarnya. Karena aku tau bahwa sang rembulan tak akan pernah bersinar tanpa pancaran cahaya dari sang mentari. Begitu juga denganku. (Bait Sitara yang pernah diberi untuku,Nay)

Tuhan, bila kau mengizinkan ku ingin pinta rasaku dulu pada sitara. Kembalikan. Dan tak pernah ku cabut rasa itu kembali. Biarkan cinta ini terjaga hingga akhir nafas kuhembuskan.

Kau tak pernah tau betapa rapuhnya aku jalani cinta dengan berjuta rasa. Namun tak pernah nyata. Hanya mimpi yang membumbung tinggi, tanpa kepastian.

Aku hanya pemuja cinta dengan harta bait puisi. Dengan bertahtakan seribu harapan. Yang berpondasi isi hati. Dan berpetualang dengan sang mimpi.

Aku hanyalah seorang pengagum mimpi dengan segala keindahannya. Tatapannya meluluhkan segala kekerasan di benakku. Yang terbiasa hidup liar pun menjadi jinak.

Cinta dan sayangmulah yang telah menyihir Gurun Sahara menjadi Samudra Kebahagiaan. Hingga aku larut dalam mimpi bodoh.

Sepi adalah makananku setiap hari. Tapi rasa kesepian tidak akan pernah memumpuskan rasa sayangku padamu.

Antara duka dan bahagia. Kini yang tersisa hanyalah duka. Tiada pelipur lara. Biarlah duka ini kupikul sendiri. Akan kubawa ia pulang.

Satu tahun yang lalu, kau ajak diriku merajut cinta bersama. Namun akhrinya kau buat hancur sirna rajutan itu.

Kubiarkan aliran kasih dan cinta itu terhanyut dalam aliran darahku. Sebagai tanda kubuka nafas baru dalam jantungku.

Aku hanya manusia biasa yang jauh dari sempurna. Tapi aku ingin dia mencintaiku secara sempurna.

Entah dua tahun kedepan, apakah tempatku bersandar itu akan tetap kokoh atau malah sudah rapuh sebelum meniti hidup bersama.

Bolehlah kau bunuh hatiku dengan pisau itu. Agar jiwaku mati. Agar ku tak merasakan lagi indahnya cinta.

Seperti Rama dan Sinta. Seperti Romeo dan Juliet. Seperti Laila dan Majnun. Seperti Prisca dan Mislinia. Seperti Anggraini dan Ekalaya. Dan yang terakhir seperti dirimu dan diriku.

Tiada tangisan, tiada canda tawa, atau bahkan syair yang kudendangkan untukmu. Karena semuanya telah tertutup salju.

Kini dialah yang menghidupkan pori-pori semangatku kembali. Yang pernah di bunuhnya pula temannya.

Haduhhhh maaf ya para sahabat nazama jika isinya terkesan alay wakakakkakaaa
Setiap orang pasti mempunyai penilain yang berbeda,terserah anda yang membaca deh...Mau di bilang alay kek, mau dibilang jelek kek. Tapi memang benar cinta itu alay, tapi tinggal penempatannya pas atau tidak. Kalau pas pasti dibilang romantis, tapi kalau tidak pas pasti dibilang gombal.wakakkakaaa



Kata-kata Cinta Romantis
Title Post: Kata-kata Cinta Romantis
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: Nur Nazama