Bahaya Mengkritik | Journal Miss Greget

Bahaya Mengkritik




Bukan hal yang asing lagi kan bagi sahabat-sahabat nazama.blogspot.com dengan kata "kritik". Tapi apakaah semua orang tau apa sesungguhnya kritik itu. Menurut Wikipedia Kritik adalah masalah penganalisaan dan pengevaluasian sesuatu dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, atau membantu memperbaiki pekerjaan. Seseorang yang mengritik mengharapkan kritik tersebut di dengar oleh orang lain dan diterapkan. Tapi, bagaimana jika kritik tersebut menyinggung si penerima kritik? Bagaimana jika kritik tersebut pedas di telinga kiri kanan? Bukankah hal itu sebaliknya. Mungkin si penerima kritik akan membangkang, atau malah down atau bisa bangkit. Jika anda menginginkan kritik anda dapat diterima oleh seseorang cobalah untuk mengkritik dengan baik. Jangan asal ceplas-ceplos. Misal "Gambaran kamu jelek sekali! Terlihat tidak menarik sama sekali." Mungkin si penerima kritik seperti itu akan merasa down dan merasa benci terhadap anda, sangat pedas di dengar. Coba anda mengkritik seperti ini "Gambar kamu bagus, tapi alangkah lebih bagusnya jika.....agar terlihat lebih menarik".
Jika anda sebagai orang tua atau seorang guru, harus pandai-pandainya anda untuk mempengaruhi anak atau peserta didik anda agar si Anak tidak melakukan kesalahan dan mau menerima kritik dengan senang hati. Salah satu cara menarik perhatian si anak ataupun orang lain adalah dengan cara bersimpati dengan ide dan hasrat orang lain tak kala ingin memikat orang lain dengan cara fikir anda seperti yang saya kutip dari buku karya Dale Carnegie tersebut. Sehingga si anak tak sadar ketika anda mengikuti cara berfikirnya anda juga sedang membubuhkan apa yang anda inginkan. Jika anda adalah guru maka anda lebih berhati-hati lagi ketika mengkritik, karena kritik dapat membunuh suatu kebanggaan anak didik anda dan melumpuhkan segi kreativitas anak.

Bahaya Mengkritik
Title Post: Bahaya Mengkritik
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: Nur Nazama