LILIN | Journal Miss Greget

LILIN


Meleleh hati terbakar asmara
Membakar jiwa yang tengah terkoyak-koyak masa lalu
Ah betapa indahnya.
Semakin ku pandang
Semakin terang baranya
Tapi....
Semakin jiwaku mati bersama habisnya gulita
Ingin membakarku hidup-hidup yang hidup tanpa cinta
Ah kang mas....
Badai resah, badai cinta adalah milikmu
Betapapun sakitnya
Di malam yang berselimut gulita, lilin temanku 
Ia membentuk rupamu sedemikian rupa
Membuatku terus mengikuti aliran khayalan tanpa ada rasa cemas
Apakah jiwaku bersama lilin?
Mungkin 15 menit yang akan datang
Jiwaku mati
Tak berusahakah kau tuk membangunkan jiwaku
Tak maukah kau membohongi cinta yang ku rasa
Walau hanya sekedar tuk membuka mataku
Kang mas betapapun aku mencintaimu


LILIN
Title Post: LILIN
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: Nur Nazama