SITARA | Journal Miss Greget

SITARA


kata cinta romantis
Kertas lusuh penuh dengan goresan karet. Terjatuh di jalan brawijaya. Denging suara kereta memecahkan deru tangis gadis balero putih hijab merah muda. Datang membawa segudang harapan. Sepatah kata dia berikan, seperti oase di padang sahara. Terlihat dari jauh menyejukan mata. Satu detik, dua detik.
Najama..
Suara itu membangunkanku dan memecahkan harapan yang aku bawa. Bahkan tangannya terlalu suci untuk mengusap air mata ini. Hari yang harusnya cerah, harus mendung oleh kekecewaan yang ku bawa. Pertengahan juni, membawa aku dalam langkah lebih dewasa. Lebih menghargai waktu. Dan lebih membenci itu kamu.
"Sitara" dalam artian bintang.
Ya, bintangku telah termakan oleh gelapnya malam. Telah lenyap temakan waktu. Sitara, hasil akhirmu sangat memuaskan. Kau pergi meninggalkan luka membara. Aku tau gadis bersamamu itu cantik dan menarik melebihi diriku. Itukah satu alasan kau menolakku? Jika bukan. Siapa gerangan? Akan kutitipkan segala salamku dalam secarik kertas. karena setiap katanya adalah nafas aku dan jiwaku.

SITARA
Title Post: SITARA
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: Nur Nazama