Belum Siap Kembali dengan Mantan? Ini Tandanya | Journal Miss Greget

Belum Siap Kembali dengan Mantan? Ini Tandanya




Putus cinta adalah hal yang wajar terutama bagi kalangan remaja. Tapi untuk melewati masa setelah putus sangatlah sulit. Anda akan mengalami beberapa hal diantaranya sakit hati, galau, sedih, kesepian bahkan ada perasaan ingin kembali bersama mantan. Banyak orang berfikir kembali kepada mantan adalah lebih baik, sebelum Anda kembali dengan mantan ada beberapa hal yang perlu anda tau. Berikut adalah beberapa tanda Anda belum siap untuk kembali dengan mantan, jadi berfikirlah dua kali jika anda masih mengalami hal berikut:

1. Masih Diliputi Emosi
Saat ini Anda sangat optimis dan dilain hari ada rasa kecewa. Nah bagi sahabat nazama.blogspot.com lebih baik Anda menenangkan diri terlebih dahulu. Istilah jawanya noto ati..hhehehe

2. Mengasihani Diri
Jika anda pernah mengalami putus cinta. Pernahkan anda merasa menjadi korban? dan menjadi orang yang paling tersakiti? Lalu anda menceritakan kepada banyak orang dan mencari dukungan bahwa Andalah yang benar-benar tersakiti. Itulah tanda bahwa Anda terus mengasihi diri dan belum mampu menetralisir suasana hati Anda.

3. Tidak Menerima Keadaan
Ini nih yang paling banyak dialami seseorang. Disini Anda terus berfikir seandainya tidak ptus dengan mantan. Wah betapa bahagianya, betapa senangnya. Disinilah perasaan ingin kembali sangat besar. Tapi ingatlah bahwa hal ini tidak baik.

4. Mencoba Melupakan Masalah
Mencoba melupakan masalah dalam artian dimana Anda sebenarnya tersakiti namun anda mencoba melupakan masalah tersebut hanya karena anda sangat mencintai kekasih Anda. Disini anda akan berusaha bersikap baik namun hati Anda yang dalam mengatakan bahwa Anda sakit hati. 

Saran saya jangan paksakan diri untuk kembali dengan mantan jika anda masih mempunyai perasaan diatas, lebih baik anda menenangkan fikiran.

Belum Siap Kembali dengan Mantan? Ini Tandanya
Title Post: Belum Siap Kembali dengan Mantan? Ini Tandanya
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: Nur Nazama