ANDAI

Bukankah kau membenciku??

aku tau bahwa ragaku tak pantas memilihmu.
Dirimu bersinar penuh dengan kesempurnaan.
Lekuk tanganku pun tak pantas menarik tanganmu dalam balutan hidupku.
Kau dan Aku.
Pernah lalui hidup bersama dalam terang dan gelap.
Mungkin semua telah berubah.
Kini..........
Kau pilih lekuk tangan yang terindah buatmu.
Dan disini kau tak menoleh sedikit pun.
Aku hanya dapat membayangkan dengan sejuta kata "ANDAI"
Oh Tuhan..................
Bolehkah aku mencintainya dalam diam.
Membiarkan orang lain tuk mencintainya pula dicintainya.
Namun begitu sakitnya tuhan bila kau izinkan.
Tak maukah kau memberi keringanan tuk hati yang lemah.
Hidup tanpa pelukan cinta.
Tanpa rindu pula duka.
Ku merindukanmu bila ku boleh merindumu kanda..
ANDAI 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

Kata Mutiara

  1. kan ku dendangkan syairku untukmu lagi.                                                                                         untukmu..                                                                                                                                       namun ku hanya memuja dan mengagumimu. Ku tak kan berdusta tentang cinta, karna yang ku rasa hanya kekaguman. Ku takut kau kan kecewa kalau ku berkata "ya".
  2. Dialah kini yang menghidupkan pori-pori semangatku kembali yang pernah di bunuhnya pula temannya.
  3. Ternyata aku tak bisa sesenang masa laluku. Aku tak bisa memutar waktu. Kini yang dirasakan hanyalah kekeringan kasih sayang. Tiada oase dalam hatiku. Hanyalah pancaran mata air nan jauh yang kadang ku singgahi.
  4. Suatu kata mutiara cinta itu lahir dari pengalaman orang yang pertama kali merasakan cinta seperti yang ada dalam kata-katanya.
  5. Aku hanyalah orang yang pandai merangkai kata dan memperindahnya dengan kasih sayangmu, sedangkan tanpamu rangkaian kata itu tak pernah menjadi sempurna.
  6. Kamu bagiku adalah arzak yang mempesona. Dan aku adalah cahaya yang akan memperindah tampilanmu.
Kata Mutiara 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

Selembut Sutera

Mutiara Cinta Melabuh pada Kebimbangan jiwa yang Merintih

Satu bulan yang lalu kau bagaikan kain sutera terindah yang ada.
Lembut dan bertabur mutiara cinta.
Namun setelah masa mencicipi warna.
Sutera pun berubah layaknya kain flanel.
Selembut Sutera 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

Kata-kata Indah




1. Kan ku tunggu saat kau memberi ornamen di keheningan hidupku. Seperti penantian PRISCA dan MISLINIA walau penantian itu sia-sia.

2. Jika perumpaman.
Kau mencintaiku, aku akan katakan padamu berhentilah mencintaiku. Karna hatiku masih miliknya.

3. Kuatkan aku, bulatkan niatku,tegarkan prinsipku, kokohkan kepercayaanku, tambahlah kecintaanku, satukan hatiku dan nya.

4. Andai di dunia ada alat tuk mngukur tekanan batin seseorang??
Betapa kelam hatiku. Brselimut kabut jiwa di hembus ke gelisahan.
apakah aku terlalu menganggap semuanya. Kuatkan hatiku layaknya batu karang. Namun mngapa kerasnya di ibaratkan kayu.
Rapuh..!!
Begitu rapuh jiwaku. Air mata bagai tahanan yg di penjara. Hanya menanti kapan keluar.
Dengan kata yang mungkin tak kau anggap tak bermakna ini, dengan kata yang begitu abstrak ini aku berucap..
Dengan ini aku mengeluh,, Apakah kau tersentuh??
Maknanya saja mungkin kau tak mengerti.

5.Memang terlihat bodoh aku memungut sampah dalam jiwa.
Mereka menertawakanku layaknya gelandangan yang tak pasti arah.
Mengharapkan sejuntai tali pada eiffel.
Kata-kata Indah 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

Kebebasan Membuatku layu bak bunga

Sekrang aku tak pernah merasakan tangis,senyum,bahkan canda tawa.
Entah kmana hal yang aku rindukan itu.
Aku hanya ingin kau tau bahwa aku masih menginginkanmu dan menyayangimu tapi betapa bodohnya aku tak mampu bersabar dalam dunia semu ini.
Kini sudah tumpah arak yang aku pegang,hal yang memabukan tapi membuatku terus dan ingin terus mencoba.
Sama halnya dengan cinta.
Betapa risau gundah gulana hatiku, di keramaian yang teramat sangat hatiku masih merasa sepi.
Siapa yang mampu mengisi kehampaan,kesunyian,kebingungan ini..????
hanya cita-citakah,?
Semangatku mulai meredup akan keindahan-keindahan yang semu ini.
Selamat tinggal masa lalu, :)
Kebebasan Membuatku layu bak bunga 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

JIWAKU

Kepada kata yang belum terucap ku mengigau akan indahnya cinta.
Terbuai akan igauan yang memalukan.
Kepada sang mimpi aku menumpahkan setetes cerita yang tiada akhir.
Dengan pena biru aku ukir episodku ini di lembaran baru ini.
Namun apalah artinya.
Jika hati  mengharu yangg kian meneteskan yang tak mungkin pantas di teteskan oleh mata.
Sesuatu yang mencekam hatiku semakin berlarut-larut.
Angin syahdu dengan shimponi kemenangan mengaluni hatiku dengan bimbang.
Egoku/egomu??
Jiwaku berselimut kekelaman laksana arzak yang jauh terpendam dalam perut bumi.
Semakin ringkih aku untuk tertawa pada sinar rembulan.
Sinar yang orang bilang indah menenggelamkan aku,jiwaku,hatiku,fikiranku,bahkan batinku yang Larut dalam samudra yg kian mengombang-ambingkan dg riak air laut yg mugkin dianggap biasa.
Kepada yang merasa sekilas hatinya berilusi dengan berawang dan berfikir apa itu.
JIWAKU 9out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.